
Ensiklopedia Muslimah Reformis: Sebuah Manual Muslimah Solehah dan Musliha
Huda Ramli Pertama kali saya mendengarkan tentang buku ini adalah pada tahun 2019 daripada penulisnya sendiri, Prof. Dr. Musdah Mulia. Satu nama yang amat baru

Huda Ramli Pertama kali saya mendengarkan tentang buku ini adalah pada tahun 2019 daripada penulisnya sendiri, Prof. Dr. Musdah Mulia. Satu nama yang amat baru

Kuala Lumpur, Siti Musdah Mulia merupakan aktivis hak kemanusiaan yang berasal dari Sulawesi, Indonesia. Beliau berperanan penting dalam membawa wacana perjuangan hak wanita dengan seruan

Jakarta I kabardamai.id I “Buku ini juga mengajak perempuan untuk bangkit melawan hegemoni tafsir yang selama ini dimonopoli oleh kaum lelaki, tafsir yang ternoda oleh nilai-nilai

Ensiklopedia Muslimah Reformis Ini adalah buku setebal 863 halaman. Penulis menyebutnya sebagai Ensiklopedia Muslimah Reformis. Apakah isinya tentang dapur, sumur, dan kasur seorang muslimah? Atau

THE REFORMIST MUSLIMAH’S ENCYCLOPEDIA: The Principle of Thoughts for Reinterpretation and Actions, first published in July of 2019 by Dian Rakyat consisting of 772 pages

Topik yang beragam dalam buku ini sejalan dengan judul yang dipilih, sebuah ensiklopedia. Buku ini menuangkan pertanyaan dan pengalaman penulis sebagai Muslimah. Buku ini dapat

Muslimah Reformis adalah muslimah yang menghayati dan mengamalkan secara kaffah esensi tauhid, inti ajaran Islam. Mereka adalah para perempuan yang berjihad menegakkan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan yang

Dalam sepuluh tahun terakhir, partisipasi politik perempuan di Indonesia menunjukan peningkatan. Hal ini tampak dari aktivitas mereka pada tiap penyelenggaraan Pemilu. Bukan hanya kesediaan mereka

Sebagai makhluk yang tidak hanya memiliki prestasi spiritual di hadapan Tuhan, perempuan juga dianugerahkan prestasi sosial yang sama dengan laki-laki. Keduanya diberikan pahala atas kebaikan

Buku “Muslimah Remormis” yang ditulis Dr. Musdah Mulia menyuguhkan fenomena-fenomena sosial perempuan Indonesia dengan beragam isu dan problematikanya. Sebagai seorang perempuan yang cerdas, Musdah, melalui