
Membangun Budaya Damai Melalui Dialog Agama
Membangun Budaya Damai Melalui Dialog Agama Musdah Mulia Kemajemukan bangsa Indonesia Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan total penduduk lebih dari 260 juta

Membangun Budaya Damai Melalui Dialog Agama Musdah Mulia Kemajemukan bangsa Indonesia Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan total penduduk lebih dari 260 juta

Puang Mami, Cahaya yang Tak Pernah Padam Oleh: Musdah Mulia Empat puluh hari telah berlalu sejak Puang Mami berpulang, namun kehadirannya masih terasa begitu dekat

Memaknai Kasih Sayang di Usia Senja: Belajar Mencintai dengan Hening Penulis: Musdah Mulia 1. Mengapa manusia membutuhkan kasih sayang? Lima kebutuhan dasar manusia menurut

Feminisme, Spiritualisme, dan Emansipasi Sosial: Kerangka Teoretik Pembebasan Kemanusiaan Oleh: Musdah Mulia Abstrak Artikel ini menganalisis hubungan dialektis antara feminisme, spiritualisme, dan emansipasi sosial sebagai

LOST IN TRANSLATING THE DIVINE MESSAGE Different Perspectives of Indonesian Muslim Feminists on Polygamy Verses in the Qur’an Yulianti Muthmainnah | Institute Technology and Business Ahmad Dahlan, Jakarta – Indonesia

‘Seb-i Arus’ Sebuah Perayaan Malam Pengantin di Turki Oleh: Musdah Mulia Seb-i Arus (Malam Pengantin) adalah perayaan tahunan di Konya, Turki, untuk memperingati wafatnya penyair sufi terkenal,

Siaran Pers Lokakarya Pengurangan Dampak Buruk Narkotika bagi Tokoh Agama Muslimah Reformis mewakili salah satu toko agama dan ormas Islam dalam kegiatan yang dipelopori oleh

Oleh: Musdah Mulia Pendahuluan Hari ini kita membicarakan sesuatu yang sangat fundamental bagi keberlangsungan bangsa, yaitu rekonstruksi sistem hukum keluarga di Indonesia. Mengapa hal ini

Oleh: Musdah Mulia 1.Kondisi aktual sistem hukum keluarga di Indonesia. Sistem hukum keluarga di Indonesia hingga kini masih berbasis pada dualisme hukum, yakni: Pertama, Hukum

Oleh: Musdah Mulia Pendahuluan Pendahuluan Saya sangat yakin bahwa semua agama hadir membawa nilai-nilai luhur kemanusiaan, mengakui kemuliaan harkat dan martabat manusia. Menyerukan dipenuhinya hak-hak