
Dehumanisme Politik Agama di Indonesia
Isu kontroversi penghapusan kolom agama di KTP yang merebak akhir-akhir ini mengingatkan penulis pada sosok Romo Mangun. Nama lengkapnya, Y.B Mangunwijaya, seorang humanis religius yang

Isu kontroversi penghapusan kolom agama di KTP yang merebak akhir-akhir ini mengingatkan penulis pada sosok Romo Mangun. Nama lengkapnya, Y.B Mangunwijaya, seorang humanis religius yang

Islam memberikan tuntunan yang tegas bahwa semua manusia, tanpa membedakan jenis kelamin dan jenis gendernya, diciptakan untuk mengembang misi yang amat penting sebagai khalifah fil

Puasa Ramadhan adalah sebuah mekanisme pensucian diri. Qur’an menegaskan, kewajiban puasa dimaksudkan agar orang beriman jadi lebih takwa atau bermoral (al-Baqarah, 2:183). Seluruh ibadah dalam

1) Ramadhan dipahami sbg bulan untuk cuci dosa. Kita didorong untuk berhati-hati serta takut pada murka Tuhan atau berharap rahmat dari Tuhan hanya pada Ramadan.

-Prof. Dr. Musdah Mulia, M.A.- Pada dasarnya, setiap orang, dari kelompok mana pun, pasti memimpikan kehidupan yang harmonis dan damai. Sebab, perdamaian memang menjadi cita-cita

Sebagai bangsa kita bangga dengan slogan bhinneka tunggal ika. Artinya, kita sadar bahwa keberagaman atau pluralitas adalah fakta sosiologis. Keberagaman terlihat nyata dalam etnisitas, agama, kepercayaan, warna

Memasuki Era Reformasi sejak 1998, sistem demokrasi merupakan pilihan satu-satunya bagi bangsa Indonesia. Sebab, ternyata tidak ada bentuk pemerintahan atau sistem politik lain yang lebih

Ensiklopedia Muslimah Reformis merupakan karya dari seorang intelektual, aktivis sekaligus perempuan ulama Indonesia, Musdah Mulia. Buku ini bisa dibilang merupakan rangkuman yang memuat hampir seluruh

Pada tataran normatif, umumnya ulama sepakat untuk menempatkan perempuan setara dengan laki-laki, yakni dalam posisi sebagai manusia, ciptaan sekaligus hamba Allah swt (QS. al-Hujurat, 13; an-Nisa`, 1; al-Isra`,

Modus baru Keberadaan perempuan sebagai teroris di Indonesia mulai terkuak dengan tertangkapnya Dian Yulia Novi, pelaku “bom panci” di Bekasi di penghujung 2016. Tragedi ini